Hari ini mestinya gue masuk ke topik ke Sembilan #Writtingchallenge – nya kampus fiksi. Tapi karena kesibukan gue lebih tepatnya ketidak mampuan gue dalam mengatur waktu, jadinya ini baru masuk hari ke 7. Klise emang, tapi better late than never right?
Yes, gue punya “utang” 3 postingan supaya gue bisa ngejar ketertinggalan challengenya. Dan topic hari ketujuh adalah Tulislah tulisan yang dapat membuatmu merasa kuat
Well, gue punya beberapa temen yang bisa dibilang deket. Deket dalam artian bukan jarak yang deket yah tapi lebih ke hati, keterikatan dan kenyamanan batin. Pada mereka inilah gue berani blak-blakan, gue dengan sangat nyaman cerita tentang diri gue, hidup gue, dan menjadi diri sendiri jujur apa adanya. Tentu saja sebaliknya, gue berusaha menjadi sahabat terbaik yang mereka punya. Mostly setelah mendengar kisah hidup gue, mereka bilang gue ini adalah sosok yang tegar dan kuat #mujidirisendiri. Serius loh, gue kadang mikir apa iya gue sehebat itu. Ah enggak, biasa aja. Kemudian gue merenung untuk jangka waktu yang cukup lama. Gue benci kesendirian. Tapi ada saatnya gue merasa sangat bahagia dalam kondisi yang sunyi.
Setiap orang dilahirkan membawa kisah hidup mereka yang unik. Dianugerahi kemampuan yang berbeda-beda, kita punya kelebihan masing-masing. Gue sebisa mungkin gak mengukur kebahagiaan seseorang itu hanya dari sisi materi saja. Meski gak bisa dipungkiri, materi bisa membawa banyak kebahagiaan.
Tapi kita gak pernah tau juga kan apa yang sesungguhnya terjadi dalam hidup seseorang?Kita bisa ngeliat seseorang yang katakanlah cantik misalnya, kemudian plus plus plus, pinter juga, tajir, suami ganteng, anak lucu, kurang apa lagi sih dia. Kita gak tau dibalik kesempurnaannya itu, ternyata dia punya penyakit serius dimana 2 bulan lagi mau mati. Atau kita pernah liat preman di jalan, kita kadang ngerasa kalo hidup kita jauh lebih baik dari dia kan? gimana kalo dia itu ternyata malakin orang buat beliin obat untuk orangtuanya? Atau biayain adeknya sekolah? Atau bikin sekolah jalanan?
Gaes, gak semua yang kita lihat itu sama dengan apa yang kita pikirkan.
Gak semua hal di dunia ini kita tau dan kita harus tau. Enggak. Bahkan ada beberapa hal yang malah sebaiknya kita tau. Misalnya kapan kita mati. Kalo kita tau kapan kita akan mati, kemungkinan cuma dua. Langsung jadi taat beribadah atau malah hura-hura ngerasain nikmat dunia sebelum ajal itu datang :p
Udahlah, balik lagi yak ke yang tadi. Manusia itu punya cerita hidupnya masing-masing. Manusia itu spesial. Gak ada seorang pun di dunia ini yang gak bisa nyelesein masalah hidupnya, yang ada paling memilih menyerah dan jadi pengecut. Tuhan pun sudah menjamin bahwa Dia gak akan ngasih cobaan diluar batas kemampuan hamba-Nya bukan? Jadi gaes, kalo lo ngerasa, cobaan lo luar biasa, berarti lo juga luar biasa di mata Tuhan . luar biasa kuat maksud gue, kan gak semua orang mampu menanggung ujian seberat ujian yang lo punya. Hmm.. Sekarang lo tinggal milih aja, syukurin dan nikmatin semua fase dalam hidup untuk kemudian perlahan membereskannya satu-satu hingga jadi orang bahagia atau malah kabur kayak pengecut ? Duh, gituuu aja sih, simple kan?
Ehehe :)
PS : Kalimat terakhir di paragraph diatas terinspirasi dari twit cik chaw, selebtwit fave gue.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar