Berikut ini bukan posting yang bakal ngebahas salah satu anatomi ikan loh yaa. tapi bakal nyeritain soal penderitaan gue gara2 si penyakit yang namanya kaya salah satu panca indera ikan ini.
Gw dan mata ikan ini sebenernya udah bertemu dan menyatu sejak 6 bulan yang lalu. Penyebabnya gue sendiri gak ngerti apaan. Yang jelas selama kutun waktu tersebut gue udah berusaha ngobatin dengan menggunakan produk bernama Calusool. jeng-jeng. sesuai rekomendasi nyokap ame apoteker Hasilnya?yaa... kadang2 rasa sakitnya ilang, tapi kadang2 sakitnya ampun-ampunan daaah....
dan udah 3 hari ne tu mata ikan kumat-kumatan. sakitnya busyeet daaaah. aw aw aw. gak nahanin... nyeri bangeeet!nyut-nyut. udah mah minggu kemaren kaki gw birubiru gara2 jatoh dr kamer mandi, skrg sakit gara2 si fish eye ini.. huhuu. akhirnya hari ni gw kembali berkunjung ke poliklinik IPB.
and you know pas bu dokternya liaat : wawwww.... anda harus segera dioperasi!pas denger gitu si gw ga gitu kaget karena mengingat rasa sakitnya yg ampun-ampunan ditambah hasil browsing gw semalem soal ni penyakit, emg kayaknya mesti dioperasi gitu. tpi gw rada ngedown juga si.. disaat gw lg bner2 pengen ngumpulin duit bwt beli laptop, kedit laptop, pokoknya dapet laptop. ada aja musibahnya. kemaren gara2 mo bayar SPP, terus bayar kosan. sekarang gara2 mo operasi. huhu. gw kayaknya harus memendam impian gw satu ni.. dan gw ga mau, sama sekali ga mau nyeritai hal ni ke nyokap. karena gw tau dan yakin 100% nyokap gw bakal syok!!dan lebaaaay, padahal gw mo ngilangin ni 'gundu' doank..
so alhasil, gw mesti merelakan duit yang gw dapet dr hasil ngajar yg gw peroleh dg susah payah ni bwt bayar operasinye.. huhuhu.. tp Maha Suci Allah gw yakin banyak hikmah yang terjadi di balik semua ni... mngkin skrg gw belom liat hikmah itu, tp next time pasti bakalan adaa... so, kenalan dulu yuk sma si "mata ikan" ini..
Verruca merupakan hiperplasi epidermis akibat pertumbuhan epithel yang disebabkan oleh Human Papilloma Virus tipe tertentu yang termasuk golongan Papova Virus. Orang awam menyebutnya ”kutil” atau ”Warts”. Verruca memiliki beberapa nama berdasarkan lokasinya yaitu Verruca Vulgaris (Common Warts) dengan predileksi khususnya di ekstremitas bagian ekstensor, Verruca Plantaris (Plantar Warts) dengan predileksi pada telapak kaki, Verruca Plana (Flat Warts) dengan predileksi pada muka dan leher, dan Condyloma Accuminata (Genital Warts). Epidemiologi verruca tersebar kosmopolit dan transmisinya melalui kontak kulit maupun autoinokulasi. Menurut American Podiatric Medical Association (APMA), verruca plantaris sering didapatkan pada anak-anak dan remaja dengan usia 12-16 tahun. Insidennya akan lebih tinggi lagi pada pengguna tempat mandi bersama (anak kost, anggota kebugaran) dengan frekuensi perempuan sedikit lebih banyak dari laki-laki.
Sesuai namanya, Verruca plantaris atau biasa disebut mata ikan adalah verruca yang terletak pada telapak kaki, terutama yang banyak mengalami penekanan. Verruca jenis ini disebabkan oleh HPV tipe 1. Lokasi tersering pada telapak kaki yaitu pada area midmetatarsal. Didapatkan beberapa lesi sekaligus pada satu telapak kaki yang kadang-kadang bergerombol dan juga dapat berdiri sendiri-sendiri.
Perjalanan penyakit, mula-mula berupa hiperkeratosis biasa, transluscen, licin, sebesar kepala jarum pentul, dalam beberapa minggu sampai bulan membesar, dapat mencapai ukuran kelereng, kasar, berwarna coklat tua, abu-abu atau hitam seperti bertanduk. Bila permukaan verruca mengalami gesekan maka dapat menimbulkan nyeri. Bila beberapa verruca bersatu, dapat timbul gambaran mozaic yang disebut Mozaic Warts. Gambaran histopatologi menunjukkan hiperkeratosis, parakeratosis, papillomatosis, dan akantosis pada epidermis serta gambaran pelebaran pembuluh darah dan serbukan sel-sel radang kronis pada dermis.
Diagnosa banding verruca antara lain klavus (hiperkeratosis setempat akibat gesekan kronik berupa cekungan yang dikelilingi keratinisasi dan puncaknya menuju ke dalam), Tuberkulosis kutis verrucosa (BTA +, kondisi immunocompromised), Squamous Cell Ca (pada stadium awal).
Penatalaksanaan verruca plantaris didasarkan pada usia penderita, lokasi ruam, perluasan ruam dan tingkat kemampuan penderita. Pada dua pertiga kasus, verruca dapat mengalami regresi spontan dalam waktu dua tahun. Prinsip terapi definitif untuk verruca adalah menghilangkan verruca tersebut dengan jalan antara lain:
- Bedah, yang meliputi bedah beku (dengan CO2, N2, dan N2O)bedah skalpel, bedah listrik, bedah laser.
- Non bedah, yang meliputi larutan AgNO3 25%, asam trikloroasetat 50%, 5-Fluorouracil, Retinoids, Interferon.
Prognosis verruca plantaris adalah baik karena 65% dapat sembuh spontan dalam 2 tahun tetapi sering residif.
demikianlah kisah si mata ikan ni..
P.S. mata ikan kalau dibiarin bisa menyebar loh
P.S.S. doakan gw biar cepat sembuh ya coooi..
P.S.S. doakan gw biar cepat sembuh ya coooi..
mantabz.. kunjungi n komen di www.unifarm.us nya yang??
BalasHapus